Akhwat calon Mujahidah! Bukan Teroris apalagi Khawarij!

Ana pernah di besarkan di bumi Malaysia, kemudian berpindah-pindah kerena ayah seorang Mujahid. Yang kini tinggal sebuah kenangan. Ana bukan lah aseli Indonesia kerena nenek kakek ana dari Malaysia, Ayah Malaysia dan Ibu Indonesia.. yang berdarah merah dan bertulang putih, masih ada darah pejuang sang Ayah yang telah meninggalkan kami dalam keadaan yang tak beraturan.

Walau ana tak sempat melihat wajah Ayah teapi darah yang mengalir dalam diri ana sangat kuat bersatu dengan didikan bunda yang memberikan erti sebuah kesucian dalam hidup dan perjuangan. Terakhir, ana hanya menyampaikan apa yang ana dapat dari guru-guru ana yang lebih mengetahui apa itu Islam. Kerena setiap muslim wajib menyampaikan kebenaran.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Qs. Muhammad 47:7)